Tips Memilih Green Hotel

Tips Memilih Green Hotel
Tips Memilih Green Hotel
KOMPAS.com – Gaya hidup yang serba ramah lingkungan bukan sekedar tren. Namun sudah menjadi sebuah kebutuhan untuk mewariskan planet bumi yang sehat kepada anak dan cucu.

Kampanye wisata yang ramah lingkungan sudah mulai menjamur di Indonesia. Hanya saja kesadaran untuk memilih hotel yang ramah lingkungan atau green hotel masih minim.

Tak bisa disalahkan, sebab hotel-hotel Indonesia yang masuk kategori green hotel pun masih sedikit. Hotel-hotel lama yang menempati bangunan tua kesulitan untuk membuat hotel mereka sesuai dengan standar bangunan green hotel.

Sejauh mana Anda memilih hotel yang ramah lingkungan? Umumnya, alasan lokasi dan harga menjadi alasan utama saat memilih hotel.

Hotel-hotel di Indonesia walau tak sepenuhnya mendapatkan sertifikasi sebagai green hotel, namun setidaknya mulai menerapkan konsep-konsep ramah lingkungan. Baru-baru ini, ada 10 hotel di Indonesia yang mendapatkan ASEAN Green Hotel Recognition Award 2012.

Hotel-hotel tersebut adalah Matahari Beach Resort & Spa Bali, Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, Holiday Inn Resort Batam, Angsana Bintan, Melia Benoa Bali, Losari Spa Retreat & Coffee Plantation Magelang, St. Regis Bali Resort, Melia Bali Villa & Spa Resort, Dharmawangsa Jakarta, dan Hotel Gran Melia Jakarta.

Biasanya Anda baru mengetahui sejauh mana hotel-hotel tersebut menerapkan konsep ramah lingkungan setelah pernah sekali menempatinya. Berikut panduan untuk memilih hotel yang tak hanya cinta pada tamu, tetapi juga pada bumi itu sendiri.

Bertanya. Tanyakan kepada pihak hotel, sejauh mana hotel tersebut menerapkan konsep ramah lingkungan. Lakukan riset kecil-kecilan melalui internet maupun bertanya langsung, sebelum melakukan pemesanan.

Jika hotel yang incar belum memiliki sertifikasi green hotel, maka tanyakan program-program apa saja yang ia miliki berkaitan dengan ramah lingkungan. Ingat, hotel yang peduli pada lingkungan, maka otomatis juga peduli pada tamunya.

Reputasi. Beberapa hotel memang telah memiliki reputasi sebagai green hotel. Biasanya hotel-hotel ini telah mendapatkan penghargaan maupun sertifikasi.

Hotel-hotel yang dianggap ramah lingkungan bukan sekadar mengimbau tamu untuk menggunakan kembali handuk. Lebih dari itu, hotel-hotel ini memiliki sistem pembuangan limbah yang ramah lingkungan, struktur dan bahan bangunan ramah lingkungan, sampai pengolahan air limbah.

Beberapa hotel dengan apik menggunakan kembali air bekas mandi untuk menyiram tanaman. Seperti yang dilakukan Hotel Borobudur Jakarta. Masukkan pula hotel-hotel bebas rokok sebagai hotel-hotel ramah lingkungan.

Situs-situs pemesanan hotel juga menyediakan fasilitas pencarian untuk hotel-hotel ramah lingkungan. Gunakan fasilitas tersebut.

Pakai ulang. Mulai dari hal paling sederhana. Hotel-hotel yang ramah lingkungan, menempatkan kartu-kartu imbauan, seperti penggunaan kembali handuk dan sprei tempat tidur. Sehingga handuk dan sprei tempat tidur tak perlu diganti setiap hari. Sebagai tamu, Anda pun perlu menerapkan hal ini. Tak perlu harus mengganti handuk dan sprei setiap hari. Untuk tempat tidur, cukup minta untuk dirapikan kembali.

Hotel bebas rokok. Di Indonesia, mulai muncul hotel-hotel bebas rokok, sebut saja Hotel Century Park Jakarta dan Hotel Surabaya Plaza. Kedua hotel ini menerapkan seluruh hotel tanpa asap rokok.

Beberapa hotel juga kini sudah memiliki lantai-lantai yang khusus bebas rokok. Sehingga tamu dapat memilih menginap di kamar yang berada di lantai tanpa asap rokok.

Hemat energi. Hotel-hotel jadul memang masih suka menggunakan lampu pijar. Nah, pilih hotel yang menggunakan lampu fluorescent (lampu neon) yang hemat energi.

Kenali juga sebanyak apa lampu yang berada di kamar tersebut. Semakin sedikit semakin baik. Begitu pula penggunaan pendingin ruangan (AC).

Hotel seperti 101 Legian menggunakan pendingin ruangan berjenis VRV air-condition yang dapat mengatur suhu sesuai jumlah orang dalam ruangan dan otomatis mati jika tak ada orang.

Hotel bujet. Ada anggapan bahwa green hotel identik dengan hotel berbintang yang mahal. Nyatanya, hotel bujet atau hotel dengan konsep bed and breakfast biasanya tergolong hotel ramah lingkungan. Sebab, segala sesuatunya harus efisien dan hemat.

Contoh saja Hotel Amaris. Di hotel ini, botol mineral tidak tersedia di kamar-kamar tamu. Namun, sebuah dispenser tersedia di setiap lantai. Sehingga tamu yang ingin minum dapat mengambilnya sendiri.

Hal ini tentu saja lebih ramah lingkungan. Sebab, tak sedikit tamu yang menghabiskan air mineral botolan hanya setengah.

Taman atau banyak tanaman. Taman-taman hijau tak sekadar untuk memperindah hotel. Ataupun, deretan pot tanaman di bagian depan hotel. Tanaman hijau berfungsi pula untuk membersihkan udara sekitar hotel.

Perhatikan pula penggunaan air untuk menyiram tanaman yang dilakukan pihak hotel. Banyak hotel sudah menggunakan air bekas mandi yang diolah untuk menyiram tanaman.

Dispenser untuk sabun dan shampo. Hotel-hotel biasa menyediakan sabun cair dan shampo dalam wadah-wadah kecil. Pilih hotel yang menyediakannya dalam dispenser atau wadah isi ulang.

Beberapa hotel malah sudah mengabungkan shampo dan conditioner (pelembab rambut) dalam satu produk. Salah satunya adalah Hotel Asmila Bandung, sehingga tidak akan menambah sampah plastik.

Lantai tanpa karpet. Jika memungkinkan, pilih hotel dengan lantai tanpa karpet. Karpet membutuhkan energi listrik yang lebih banyak untuk dibersihkan. Pun, bahan kimia yang digunakan dapat mencemari lingkungan.

Koran hanya berdasarkan permintaan. Setiap pagi hotel akan menyediakan koran gratis untuk tamu. Beberapa hotel sudah memberikan pilihan untuk tamu apakah ingin koran tersedia gratis tiap pagi atau tidak.

Jika hotel tempat Anda menginap tidak menyediakan fasilitas pilihan tersebut, maka Anda bisa menolak untuk dikirimkan koran bila Anda merasa tidak akan sempat untuk membaca koran.

Bahan makan an organik atau produk lokal. Cari tahu bahan makan an yang digunakan pihak hotel. Masih susah mencari hotel di Indonesia yang menggunakan bahan-bahan makan an organik.

Agar mudah, cari saja hotel yang menggunakan bahan-bahan lokal atau membelinya di petani sekitar hotel. Pilihan lain, hotel-hotel yang memang sebagian besar memakai hanya produk-produk dalam negeri.


Dengan membeli secara lokal, pihak hotel telah menghemat bensin dan waktu untuk transportasi puluhan kilometer via darat maupun pesawat.

Hotel GH Universal Bandung salah satu hotel yang sering membeli produk dari petani-petani Lembang, karena lokasi hotel tersebut memang dekat dengan Lembang.

Tips Memilih Green Hotel
Tips Memilih Green Hotel